10 Alasan Pelanggan Tidak Men-Share Content Kita Di Sosial Media

social-media-691x321
Strategi pemasaran konten digital tidak bisa lepas dari sosial media. Menciptakan konten yang menarik dan berkualitas merupakan langkah penting untuk mendapatkan perhatian dari audiens. Hal itu juga akan mendorong mereka untuk men-share konten kita ke akun sosial media mereka masing-masing.
Begitupun sebaliknya, jika konten kita buruk dan tidak menarik, pembaca juga malas untuk membagikan konten kita. Kira-kira apa saja sih faktor yang menyebabkan pembaca enggan untuk membagikan konten kita ke sosial media? Mari cari tahu di artikel berikut ini.
1. Judul yang buruk
Mungkin kita sering mendengar bahwa judul yang bagus itu bisa menarik pembaca. Tepat sekali, karena pembaca bisa langsung men-share konten kita hanya berdasarkan judul tanpa harus dibaca sebelumnya. Disisi lain, jika judul kita buruk/kurang menarik itu juga akan mempengaruhi minat pembaca untuk membagikannya.
2. Deskripsi yang buruk
Ada judul pasti ada deskripsi. Keduanya memang harus dibuat semenarik mungkin tapi tetap harus relevan dengan konten kita. Karena deskripsi yang buruk atau bahkan tidak ada deskripsi akan berpengaruh pada SEO. Semakin konten kita terlihat ketika orang menekan tombol share, akan semakin bagi untuk terus di share.
3. Tidak ada gambar
Dari dulu hingga sekarang, gambar adalah sesuatu yang sederhana namun cukup penting dalam sebuah konten. Sebagai marketer, tentunya semua tahu bahwa ilustrasi visual bisa meningkatkan perhatian pembaca. Sebagus apapun konten yang kita buat, jika tanpa gambar hasilnya pun akan kurang maksimal.
4. Tidak ada koneksi
Setiap orang harus terhubung terlebih dahulu dengan konten kita sebelum mereka ingin men-sharenya. Terhubung disini adalah kita harus bisa berinteraksi dengan mereka, dengan harapan mereka akan men-share konten kita. Misalnya, menyentuh emosi, membuat mereka tertawa, atau membuat semacam poling/survey “setuju” atau “tidak”, dan masih banyak lagi.
5. Tidak ada tombol sharing
Mungkin ini masih sering kita alami, misalnya pada saat membaca sebuah artikel tertentu dan ingin men-sharenya, tidak ada tombol share pada halaman tersebut. Jika kita ingin agar banyak orang yang men-share konten kita, maka buatlah itu semudah mungkin. Ada banyak plugin yang bisa kita gunakan untuk membuat tombol share, misalnya addthis.
6. Tombol share bermasalah
Setelah memasang tombol share, bukan brarti tugas telah selesai. Kita haruslah memastikan bahwa tombol tersebut berfungsi dengan baik.
7. Memaksa orang untuk menginstal aplikasi khusus
Facebook, Twitter dan beberapa situs lainnya memiliki API yang bisa kita gunakan membuat aplikasi kita sendiri. Beberapa situs mengambil keuntungan dari hal ini dengan mengharuskan orang untuk menginstal aplikasi mereka ketika akan men-like, share, atau tweet. Cara seperti ini sangat tidak tepat dan cukup menggangu bagi pembaca.
8. Tidak mempercayai merek kita
Jika segala upaya telah kita usahakan untuk mendorong orang untuk men-share konten kita tapi hasilnya masih nihil, mungkin kita perlu memeriksa kembali bagaimana reputasi merek. Orang tidak akan men-share konten ketika mereka tidak percaya pada merek kita.
Jadi, bangun kepercayaan mereka dengan menciptakan konten yang berkualitas dan memelihara hubungan baik di media sosial.
9. Terlalu banyak hashtag
Hindari penggunaan hashtag yang terlalu banyak di Twitter, karena akan mengurangi space untuk berkomentar.
Termasuk judul seluruh blog, semua kata kunci, judul posting, dan links. Pertahankan konten agar tetap pendek dan pas sehingga orang memiliki space untuk memberikan komentar.
10. Kita tidak meminta
Jika menginginkan orang untuk men-share konten kita, maka kita harus meminta untuk melakukannya. Misalnya dengan kata-kata “please”, “tolong”, “retwet ya”, dan yang lainnya.
Selain meminta secara langsung, kita bisa menyertakan call to action pada akhir setiap konten, untuk meminta pembaca untuk men-share dengan menawarkan beberapa kupon atau hadiah.
Bagaimana dengan kontenmu? Apakah banyak yang men-share atau justru tidak ada? Jika tidak ada, mungkin saja kontenmu ada diantara 10 faktor tersebut.

Share this :

Previous
Next Post »