5 Metric SEO Yang Harus Diketahui Tentang Kompetitor Toko Online-mu


The-Problems-We-Solve-for-Complete-Competitive-Intelligence---cci
Competitive intelligence adalah sebuah hal yang penting terutama dalam hal penjualan retail. Competitive intelligence bisa merujuk pada tindakan menentukan, mengumpulkan, dan menganalisis data/metric tentang produk, pelanggan, pesaing, dan dari aspek lingkungan untuk mendukung para eksekutif dan manajer membuat keputusan strategis bagi sebuah organisasi/perusahaan.
Cara ini biasanya dilakukan dengan cara memata-matai apa saja yang dilakukan pesaing. Mari kita pelajari metrik apa saja yang digunakan untuk memperoleh informasi yang bisa kita analisa.
1. Jangan mengabaikan hal dasar/sederhana
Ada cara cepat dan mudah untuk mendapatkan gambaran tentang aktivitas pada market kita. Tidak perlu SEO yang ekstra, tapi cukup dengan memahami apa saja yang dilakukan pesaing kita. Untuk mendapatkan gambaran secara cepat tentang apa yang terjadi, gunakanlah Google Alerts (gratis). Kita bisa menentukan sendiri segmen pasar atau nama perusahaan, kemudian kita akan mendapatkan laporan harian yang bisa kita gunakan untuk menggalinya lebih dalam.
Jika ingin yang lebih spesifik, carilah blog yang relevan. Forbes.com, Entrepreneur.com, dan Inc.com merupakan contoh beberapa sumber yang bagus untuk melihat tentang masalah seputar dunia pengusaha secara global. Apakah kita berada di pasar global atau tidak, kemungkinan akan ada banyak blog yang sesuai dengan niche atau industri kita. Hal ini memungkinkan kita untuk tetap mendapatkan informasi tanpa banyak menghabiskan banyak waktu.
2. Inbound link
Inbound link selalu menjadi topik yang menarik, karena itu bisa membangun dan menjatuhkan kita. Dulu, setiap link yang mengarah ke situs kita bukanlah sebuah masalah. Sayangnya banyak yang menyalahgunakan, sehingga Google dan mesin pencari lainnya memperketat penggunaan inbound link.
Sekarang, beberapa link bisa saja berbahaya untuk peringkat sebuah website, sehingga sangat perlu untuk memeriksanya. Kita bisa menggunakan berbagai tools untuk mengeceknya, jika menggunakan Google Webmaster kita bisa meminta Google untuk menghapus link yang buruk/rusak. Selain itu juga bisa digunakan untuk menganalisis link pesaing.
3. Keyword metric (kata kunci)
Ada beberapa layanan untuk mencari dan analisis keyword (kata kunci), biasanya ada yang gratis dan trial, untuk pelaporan jangka panjang dan analisis kita harus berlangganan. Kata kunci memainkan peranan yang sangat penting dalam strategi SEO. Dalam e-commerce kata kunci tidak hanya menampilkan produk apa saja yang paling banyak dicari, tetapi juga peluang yang ada.
4. PPC tertarget
Untuk mendapatkan peringkat organik menggunakan kata kunci yang tertarget bisa sangat efektif, tapi mesin pencari besar seperti Google biasanya selalu mengubah cara mereka dalam menentukan seberapa tinggi peringkat suatu website.
Salah satu solusinya adalah dengan iklan PPC (pay-per-click). Meski bisa dibilang tidak seefektif dulu, tapi cara ini masih ampuh untuk menempatkan iklan yang tertarget. Cari tahu apa yang pesaing keluarkan, apa saja yang mereka targetkan, dan apapun yang berharga. Kita mungkin bisa mengambil dari mereka untuk kata kunci tertentu, atau bisa memanfaatkan kesenjangan yang ada pada strategi mereka.
5. Melihat keluar pesaing
Berhati-hati dalam menggunakan metric SEO yang tertarget bisa memberikan wawasan lebih tentang apa yang dilakukan para pesaing.
Hal ini tentu membutuhkan usaha ekstra, tapi itu akan membantu memberikan berita/kabar yang berharga dalam pasar yang terus berubah. Jika kita bisa melakukannya, itu bisa mendatangkan keuntungan yang besar bagi perusahaan.
Setiap SEO campaign yang tepat harus dimulai dengan analisis kompetitif.

Share this :

Previous
Next Post »