1. Kata Kunci
Kata kunci merupakan bagian penting dari proses SEO untuk semua jenis website, termasuk e-commerce. Hal yang pertama yang perlu kita tahu adalah apa yang dicari oleh pelanggan potensial serta kata dan frase apa yang mereka gunakan untuk menemukan produk yang Anda tawarkan. Karena dengan cara ini dengan mudah mengatur halaman produk menjadi lebih optimal. Ada beberapa kata kunci yang dapat membantu dalam meneliti kata kunci, termasuk Keyword Planner gratis dari Google. Selain itu juga ada Long Tail Pro, Moz’s Keyword Difficulty Tool, dan Research Central from Raven yang merupakan pilihan bagus jika bersedia untuk mengeluarkan sedikit uang. Kata kunci dengan topik yang cukup besar tidak sepenuhnya tercakup dalam artikel ini, tetapi jika Anda sedang mencari petunjuk yang lebih rinci tentang bagaimana cara membuat kata kunci, Anda bisa lihat di The Definitive Guide to Keyword Research by Brian Dean.
2. Desain Web yang Responsif
Persentase pengguna internet yang mengakses situs web melalui perangkat mobile seperti smartphone dan tablet terus meningkat pesat. Website yang sulit diakses oleh pengunjung pada perangkat mobile akan berdampak pada hilangnya kesempatan penjualan Anda. Sebagian besar pengguna ponsel apabila menemukan sebuah situs web yang sulit untuk digunakan pada smartphone, maka web tarsebut akan ditinggalkan oleh pengguna lalu pergi ke situs lain. Ada beberapa cara untuk membuat situs Anda mudah di akses pada mobile. Anda bisa membuat situs baru yang secara khusus untuk pengunjung pada perangkat mobile, tapi dengan desain web yang responsif. Desain dan tata letak yang responsif dapat membuat Anda terhindar dari masalah seperti duplikasi konten yang terkadang muncul dari situs mobile yang terpisah. Selain itu, Anda juga bisa memberikan pengalaman yang positif bagi pengguna, terlepas dari perangkat yang digunakan oleh pengunjung.
3 . Label Judul
Label judul adalah salah satu faktor yang paling penting pada optimasi halaman dan kadang-kadang menyebabkan masalah bagi situs e-commerce. Setiap label judul di halaman situs seharusnya asli dan deskriptif. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa judul pada setiap halaman unik dan tidak diulang pada halaman lain. Selain unik, label judul juga harus deskriptif. Idealnya adalah Anda ingin judul tersebut sesuai dengan apa yang dicari pembeli dan spesifik. Misalnya, jika Anda memiliki sebuah situs yang menjual kamera, sebaiknya Anda tidak memberikan judul pada halaman produk dengan “Kamera Digital” atau “Kamera Digital Canon”. Cobalah untuk lebih spesifik, seperti “Canon EOS 5D Mark III Digital Camera“. Judul dengan halaman yang deskriptif akan lebih mudah ditemukan oleh seseorang yang mencari kamera dengan model tertentu. The Amazon memberikan judul pada halaman kamera khusus dengan “Canon EOS 5D Mark III 22.3 MP Full Frame CMOS with 1080p Full-HD Video Mode Digital SLR Camera (Body)”.
4. Deskripsi Produk
Salah satu kesalahan yang tidak terpikirkan oleh Anda pada SEO adalah masih kurangnya konten yang original pada halaman produk. Google menginginkan halaman dengan konten yang sebenarnya dan tidak diduplikasi pada halaman lain. Jika teks deskripsi pada halaman produk Anda sangat singkat, maka akan sulit untuk mencapai peringkat pencarian yang Anda inginkan. Setiap halaman produk harus memiliki deskripsi produk yang rinci untuk menunjukkan pada Google bahwa ada beberapa konten asli pada halaman tersebut. Jangan pernah menduplikasi konten deskriptif untuk beberapa produk yang sejenis. Jika Anda sudah memiliki ratusan atau ribuan halaman produk dengan konten yang sangat sedikit, Anda bisa mulai dengan produk utama dengan menambahkan kalimat yang lebih deskriptif. Untuk kedepannya, pastikan bahwa setiap kali Anda menambahkan halaman produk yang baru tuliskan konten asli dengan penjelasan lebih rinci.
5. Review Pelanggan
Ulasan pelanggan telah terbukti dapat meningkatkan jumlah penjualan. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa ulasan negatif memiliki dampak positif. Ulasan ini tidak hanya membantu dalam meningkatkan kemungkinan pembelian dari pengunjung, tetapi juga berdampak baik untuk SEO. Ulasan dari pelanggan akan memperbanyak konten pada halaman produk Anda dan memberi mereka kesempatan yang lebih baik agar dapat ditemukan dalam pencarian. Teks yang ditambahkan melalui review dapat sangat membantu bagi situs yang tidak memiliki banyak teks dalam deskripsi produk.
6. Rich Snippets
Rich Snippets adalah tampilan hasil pencarian yang di-markup sehingga terlihat lebih menarik. Ketika seseorang mengetik kata kunci, maka mesin pencari seperti Google akan menyajikan data yang telah dibuat oleh pemilik web. Rich Snippets membantu halaman produk agar dapat dilihat di SERPs dan sangat membantu pengguna karena ada tambahan informasi pada hasil pencarian.
Anda dapat melihat bhphotovideo.com pada gambar di atas menggunakan Rich Snippets untuk menampilkan rating dan jumlah review pelanggan tentang produk ini. Hasil pencarian yang rendah dapat Anda lihat di imaging-resource.com dan adorama.com yang menggunakan Rich Snippets untuk review dan menunjukkan harga produk. Secara teknis penggunaan ini tergantung pada platform e-commerce atau CMS yang Anda gunakan. Pengguna WordPress dapat menambahkan Rich Snippets dengan bantuan dari All in One Schema.org Rich Snippets Plugin atau Rich Snippets WordPress Plugin.
7. Gunakan Blog
Salah satu strategi terbaik untuk meningkatkan SEO dari situs e-commerce adalah dengan menambahkan blog. Blog sangat membantu dalam menambahkan konten asli pada situs web, membuat link bekerja dan mendorong interaksi di media sosial. Link pada postingan blog secara langsung mungkin tidak mengarahkan lalu lintas ke halaman produk, tetapi link ini dapat meningkatkan otoritas domain, sehingga memungkinkan semua halaman memiliki peringkat yang lebih tinggi. Posting blog juga sangat efektif untuk peringkat kata kunci tertentu atau frase dan mengarahkan pengunjung ke produk yang relevan di situs. Anda juga dapat menggunakan blog untuk menulis review produk, mempublikasikan studi kasus, bercerita tentang pelanggan yang telah menggunakan produk, memberikan tutorial cara menggunakan produk, dan banyak lagi. Kreatifitas Anda di blog dapat menjadi cara yang sangat baik untuk menarik pengunjung yang menjadi target Anda.
8. Media Sosial
Terlepas dari apakah Anda menggunakan blog atau tidak, situs e-commerce Anda perlu dipromosikan pada jaringan sosial besar, seperti Facebook dan Twitter. Secara khusus bisa kita lihat pada topik SEO dalam meningkatkan peringkat pencarian di Google yaitu dengan cara aktif di Google+. Apabila Anda mempunyai tombol berbagi di media sosial/widget pada halaman produk, hal ini bisa berdampak baik atau buruk. Hal baiknya adalah jika pengunjung berbagi mengenai produk Anda ke teman-teman mereka, tetapi di sisi lain tombol dan widget ini juga bisa menjadi gangguan yang mengalihkan perhatian pengguna dari tujuan mereka untuk membeli. Cara yang paling efektif adalah mengintegrasikan blog Anda dengan media sosial agar dapat menarik lebih banyak pengunjung baru dan menggunakan postingan blog untuk mengarahkan pengunjung ke halaman produk Anda. Cara lain untuk memanfaatkan media sosial adalah mengintegrasikannya dengan review. Yotpo (untuk Shopify dan platform lainnya) memungkinkan pelanggan untuk mengirim review produk melalui profil sosial mereka yang merupakan cara bagus untuk mempromosikan produk Anda.
9. Meta Description
Meta description sebenarnya tidak dapat meningkatkan peringkat Anda di Google, tapi sangat efektif dalam menarik pencari untuk mengklik link Anda. Sebuah penjelasan yang baik akan memberitahu pencari tentang isi halaman dan akan mendorong mereka untuk mengklik. Jika Anda tidak memasukkan meta description pada halaman, secara otomatis gambaran produk akan muncul dan Anda tidak dapat mengotrol apa yang ditampilkan pada SERPs.
Di bawah ini terdapat gambaran dari halaman canon.com pada pencarian yang berkaitan dengan salah satu kamera paling populer. Deskripsi yang muncul membahas tentang update firmware, bukan sesuatu yang mungkin dapat menarik perhatian sebagian besar pembeli potensial. Karena penjelasan tentang produk yang sebenarnya akan jauh lebih efektif.
10. Halaman URL
Sebelum memulai bisnis situs e-commerce, pastikan bahwa Anda memilih platform yang memungkinkan Anda dapat mengontrol permalinks. Shopify, BigCommerce, dan WordPress memberikan Anda kesempatan untuk mengontrol halaman URL. Idealnya URL sebaiknya dapat membuat pengunjung memiliki pemikiran yang baik mengenai konten pada halaman dan mengandung beberapa kata kunci yang akan membantu mesin pencari. Sebagai contoh, berikut URL halaman produk pada iStock adalah http://www.istockphoto.com/photo/family-potret-8239229. Meskipun memiliki nomor ID, tapi masih mudah dipahami oleh pengunjung mengenai konten apa yang ada di halaman tersebut. Selain itu juga mempermudah mesin pencari karena memiliki kata kunci target “foto” dan “potret keluarga” dengan frase yang relevan.
11. Gambar Produk
Gambar produk yang menarik tidak hanya akan membantu Anda dalam menarik pelanggan potensial, tapi juga berdampak pada lalu lintas dan SEO. Gambar yang menarik akan lebih mungkin untuk di share oleh pengunjung. Foto juga dapat digunakan untuk membangun link dari situs yang berorientasi pada visual. Agar gambar dan foto Anda memilki dampak yang baik untuk SEO maka Anda harus menambahkan tag alt pada masing-masing gambar. Tag alt berisi penjelasan mengenai kata kunci atau frase yang ditargetkan. Jika memungkinkan, Anda juga harus menggunakan kata kunci dan frase pada nama file gambar Anda.
12. Membuat Link
Mendapatkan link dari situs lain adalah bagian penting dari setiap strategi SEO atau pemasaran, tetapi bisa menjadi sangat sulit untuk situs e-commerce. Berikut beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan link.
- Produk Review: salah satu cara terbaik untuk mendapatkan link ke situs e-commerce Anda adalah melalui review produk yang dilakukan oleh situs dan blog lain.
- HARO: situs seperti Help A Reporter Out (HARO) dan Response Source akan mengarah link ke situs Anda sebagai referensi.
- Blogging: cukup dengan menambahkan blog ke situs e-commerce Anda, hal ini tidak akan membuat ratusan link baru memenuhi lalu lintas, tetapi akan memberikan kesempatan bagi Anda untuk menampilkan konten.
- Broken Link: membangun link yang rusak bisa sangat memakan waktu, tetapi cara ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan kualitas link yang baik.
- Link Internal: link dari dalam situs Anda sendiri sangat efektif dalam mempertahankan pengunjung agar lebih lama berada di situs Anda, membantu pengunjung menemukan halaman lain serta produk yang menarik perhatian mereka, dan juga dapat membantu SEO.
- Dapat Diwawancarai : banyak blog yang mempublikasikan hasil wawancara untuk mempromosikan produk dan mendapatkan link. Jika Anda ingin mencari peluang wawancara, carilah blog yang telah mewawancarai orang lain dalam industri Anda di Google dan lihat apakah mereka tertarik untuk mewawancarai Anda juga.
- Mention Pesaing Anda : gunakan Mention atau Google Alerts agar Anda tahu saat pesaing Anda disebutkan pada situs dan blog lain. Hal ini sangat efektif bila orang mengeluh tentang pesaing Anda, sehingga akan memberikan Anda kesempatan untuk menghubungi mereka dan menjelaskan bahwa Anda berbeda. Mungkin mereka juga akan menambahkan link ke situs Anda.
- Mention Perusahaan / Merek Sendiri : anda juga dapat menggunakan alat yang sama untuk melacak apabila perusahaan atau nama merek Anda disebut. Ini dapat membantu dalam membangun link karena beberapa situs web dan blog menyebutkan Anda tanpa memasukkan link ke situs Anda.
- Giveaways Blog : Giveaway kemungkinan akan mencakup beberapa informasi tentang perusahaan dan produk Anda, serta link ke situs Anda.
- Galeri Desain : blog ini difokuskan pada desain web karena kualitas desain juga dapat membantu dalam membangun link. Anda dapat menggunakan layanan seperti CSS Galeri List atau Galeri Rush.
Saat ini Google menginginkan halaman dengan konten yang unik dan asli. Karena konten pada beberapa halaman produk tampak sangat sederhana dengan deskripsi produk yang singkat. Dalam beberapa kasus konten tersebut merupakan hasil duplikasi dari sejumlah halaman produk yang berbeda. Membuat link ke situs e-commerce dan halaman produk merupakan sebuah tantangan besar yang tidak mudah, bukan.?