Pengembalian produk sering kali menjadi beban yang tidak terduga untuk bisnis e-commerce. Pengembalian produk diharapkan ketika seorang pelanggan tidak dapat mencoba produk atau mengujinya secara pribadi, tetapi ada ada beberapa cara untuk mengurangi pengembalian produk situs e-commerce.
Ada sekitar 10 cara yang bisa digunakan untuk menghemat biaya, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan membangun kepercayaan pelanggan yang mengarah ke loyalitas pelanggan seumur hidup.
1. Optimalkan deskripsi produk
Pertama dan terpenting, hindari menggunakan deskripsi produk yang tertulis dari produsen. Kamu harus bisa menjelaskan produk dengan baik sehingga pelanggan bisa merasakannya melalui layar. Buat keterangan jelas tentang ukuran, bahan, dll. Jika kamu memiliki model yang mengenakan produkmu, perlihatkan tinggi, berat, dan dimensi lainnya sehingga pelanggan dapat memahami bagaimana produk itu sesuai dengan mereka.
2. Tingkatkan foto produk
Tampilan visual dari produk bisa berbicara banyak. Pastikan foto tidak diedit secara berlebihan atau tidak akurat mencerminkan produkmu. Sediakan fitur untuk memperbesar gambar, menampilkan 360 derajat gambar, dll.
3. Gunakan review produk
Ulasan pelanggan sangat berharga bagi siapa saja yang membeli secara online. Hal ini memberikan pendapat yang jujur dari produk dan pelanggan dapat memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada. Pastikan ulasan pelanggan terlihat jelas disitusmu, dan ingat bahwa kita bisa mengelola ulasan tersebut, jadi jangan menampilkan ulasan negatif melebihi sisi positifnya.
4. Tawarkan layanan pelanggan langsung
Pelanggan harus bisa terhubung dengan kita selama proses checkout. Kamu bisa menawarkan layanan pelanggan dalam bentuk teks chat, nomor telepon atau panggilan video. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk mengajukan pertanyaan sebelum mereka membuat keputusan untuk membeli.
5. Buat FAQ dan Pertanyaan pelanggan
FAQ (Frequently Asked Questions) dan pertanyaan pelanggan sangat penting dalam sebuah situs e-commerce untuk membuat daftar pertanyaan-pertanyaan umum yang sering ditanyakan tentang produk tertentu. Perhatikan pertanyaan pelanggan ini dan pastikan untuk menyertakan jawaban dalam deskripsi produk untuk menghindari pengembalian produk dan mengurangi jumlah pertanyaan tentang produkmu.
6. Pengiriman tepat waktu
Kepuasan pelanggan merupakan faktor utama yang berkaitan dengan pengembalian produk. Memberikan layanan pengiriman pesanan yang tepat waktu dengan fitur pelacakan/tracking, bisa mengurangi kekecewaan pelanggan terhadap tingkat kepuasan mereka. Jangan biarkan pelanggan menunggu terlalu lama atas produk yang dipesannya.
7. Periksa kembali barang pesanan sebelum dikirim
Ini adalah sesuatu yang mungkin jarang orang lakukan. Padahal dengan memeriksa barang pesanan pelanggan untuk meminimalisir kerusakan dan akurasi pengiriman, bisa menurunkan angka pengembalian produk karena kesalahan internal. Ini adalah konsep sederhana, tapi banyak pedagang sering lupa melakukan pemeriksaan terakhir.
8. Buat kemasan yang berbeda
Evaluasi kembali kemasan produkmu untuk melihat apakah ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk membuat pesanan yang diterima pelanggan menjadi lebih baik. Kemasan bisa mencerminkan tentang perusahaan.
9. Buat proses check-out yang mudah
Ini adalah waktu yang baik untuk meninjau kembali halaman check-out situsmu,. Pastikan apakah pelanggan memiliki kesempatan untuk melihat kembali pesanan mereka sebelum melakukan checking out. Lakukanlah analisa untuk mengetahui seberapa efektif halaman check-out situsmu. Ada banyak manfaat dari halaman one-page checkout yang cepat, tapi multi-page checkout memungkinkan pelanggan untuk memastikan bahwa mereka memesan produk yang tepat.
10. Memahami pengembalian
Jika sebuah produk yang terus-menerus dikembalikan, mungkin kita perlu merubah deskripsi atau foto produk yang secara akurat bisa menggambarkan produkmu. Jika masih berlanjut, keluarkan dari inventaris. Cegah pengembalian di masa mendatang dengan mencari tahu mengapa pelanggan tidak suka atau mengapa mereka melakukan kesalahan dengan memesan ukuran, warna, bahan yang salah.
Nah, dengan memahami kebutuhan dan keinginan setiap pelanggan, itu bisa menekan angka pengembalian produk toko onlinemu. Semoga berhasil!